Kapal Angkutan

Kapal angkutan penumpang dan barang berperan penting dalam menunjang konektivitas dan sistem logistik nasional. Upaya pemerintah untuk mewujudkan Nawa Cita ke-6 mengenai penguatan infrastruktur dan konektivitas.

Galangan Kapal

Pertumbuhan pengadaan kapal membutuhkan peningkatan kapasitas galangan kapal di Indonesia. Melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pembangunan galangan kapal baru.

Pertanian dan Peternakan (termasuk Kehutanan dan Perikanan)

Ketersediaan sistem transportasi maritim yang unggul akan meningkatkan kemajuan sektor pertanian. Hasil produksi pertanian dapat didistribusikan dengan harga yang lebih bersaing.

Pengangkutan dan Komunikasi

Transportasi laut adalah transportasi yang lebih efisien, karena bisa mengangkut barang dengan jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan dengan transportasi darat. Pembangunan infrastruktur kabel serat optik di dasar laut semakin meningkat dan membutuhkan kapal penunjang.

Kapal Fungsi Khusus

Kapal yang didesain untuk memenuhi kebutuhan seperti Kapal Pembangkit Listrik (PLTU Terapung), Pengolah LNG Terapung, Hotel Terapung, minyak dan gas, listrik, telekomunikasi, dsb.

Pelabuhan

Prediksi untuk masa mendatang, aktivitas barang dan penumpang di beberapa pelabuhan besar di Indonesia akan terus meningkat.

Pertambangan dan Penggalian

Pemanfaatan potensi kekayaan alam Indonesia, akan semakin bisa ditingkatakan dengan penambahan jumlah armada kapal.

Pariwisata dan lainnya

Di dasar laut juga banyak dibangun infrastruktur teknologi, seperti jaringan kabel laut (serat optik) dan pipa gas dan minyak bumi.

Infrastruktur Maritim

Komoditi / Sektor Ekonomi

Kehadiran PT PANN Pembiayaan Maritim sebagai lembaga yang berperan dalam meningkatkan kemajuan infrastruktur maritim dalam hal pembiayan pengadaan kapal yang akan mendukung peningkatan sektor-sektor ekonomi Indonesia yang mempunyai kekhususan dan keunggulan sebagai negara maritim.